Grup HPL: Mei 2023 icon

Grup HPL: Mei 2023

156036 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

Dijulitin istri abang ipar

Selamat malam bunda-bunda. Saya mau sedikit bercerita, karena saya sudah engga tahan memendam rasa sakit yg baru saja saya alami. Jadi ceritanya tadi siang saya menerima sebuah kesalah pahaman dari istri abang ipar saya. Sebenarnya saya adalah seorang istri yang statusnya kurang di sukai oleh keluarga suami, intinya karena ketidak setaraan. Pendidikan terakhir saya hanya sampai di SMK, dan dulunya saya hanya bekerja di sebuah toko mainan, sedangkan suami saya bekerja sebagai perawat dan seorang ASN. Basic keluarga suami rata2 berpendidikan tinggi, minimal d3. Dan rata2 pekerjaan mereka bagus2, bonafit, dan paras mereka rata2 enak dipandang. Berbanding terbalik dengan saya yg serba kekurangan, dari segi paras saya tidak menarik hanya perempuan biasa yg berkulit sawo matang, hidung tidak mancung dan tinggi badan yg terbilang pendek hanya 155cm, tidak ada yg menarik memang. Bahkan dari segi keluarga aku termasuk anak broken home, tidak mendapatkan figur ayah, dan punya ibu yg berwatak keras dan kasar sekali, saya punya luka masa kecil yg sampai sekarang masih belum sembuh. Saat itu saya dan suami memutuskan untuk menikah, karna suami sudah berusia matang 30 tahun kala itu, dan saya lebih muda 5 tahun dari suami, sekarang usia suami 35 tahun. Di awal perkenalan saya sudah melihat gelagat kurang baik dari pihak keluarga suami, tapi suami keukeh mau melanjutkan pernikahan kami, dan saya menyadari tidak mudah untuk masuk terlalu dalam ke ruang lingkup keluarga suami, bahkan sampai detik ini. Saya tidak serta merta berdiam diri saat tau saya tidak disukai, saya berusaha berbaur, dan lama kelamaan ada sedikit titik terang, saya pikir sudah aman, ternyata saya salah besar. Saya mendapat pelajaran yg sangat berharga, sebaik apapun kita setulus apapun kita, tapi jika org2 tidak menyukai kita, semua itu akan sia2. Keluarga suami terlihat baik dan tulus, tanpa kami minta bantuan mereka datang menolong, terlihat tulus. Ternyata saya salah mengira. Kejadian hari ini benar2 membuka mata hati saya dalam menilai seseorang. Hari ini ceritanya saya me repost sebuah postingan di instagram, karna sangat relate dengan kehidupan pribadi saya, tanpa saya sadari repost an tersebut ternyata menyinggung perasaan istri abang ipar saya, setelah beberapa detik melihat story instagram saya, istri abang ipar ini langsung membuat story di whatsapp, dan kalimat yg beliau tulis sangat kurang enak dibaca, sangat berbanding terbalik dengan tutur katanya di dunia nyata saat bertatap muka dengan kami. Kurang lebih kalimatnya begini, " wanita pemalas, tidak berpendidikan, tidak mengurus anak hingga anak sakit2an dan kurus kering, jelek fisik, jelek hati, jelek sifat, jika dinasehati suka membantah dan melawan". Deg, saya sangat shock setelah membaca tulisan tersebut. Sambil bergetar saya menunjukkan story tersebut ke suami saya, dan suami saya pun ikut2an shock, karena tidak percaya terhadap kakak iparnya sendiri, yg kami tau selama ini beliau ini sangat ramah dan sopan santun, lembut tutur kata dan perbuatan. Saya dan suami saling berpelukan, suami menenangkan saya, suami tidak membantah bahwa tulisan tersebut memang tertuju untuk saya. Karena suami sangat tau bagaimana istri abang ipar ini memang tidak menyukai saya dari awal. Saya beranggapan bahwa saya dicap melawan karena saya terlihat cuek saat mereka membahas tentang bb anak saya yg kurang, dulu diusianya yg baru menginjak 1 tahun anak saya pernah menjalani pengobatan tb paru, meminum obat OAT selama 7 bulan. Sekarang anak saya berusia 3 tahun, bb-nya sekarang di angka 12kg, dengan tinggi badan 95cm, menurut grafik kms itu masih ideal. Tapi mereka menganggap anak saya kurus kering, karena setiap hari mereka taunya anak saya hanya makan pake lauk telur, padahal saya selalu menyetok menu bergizi di dalam kulkas, saya belikan ikan fillet dori, udang kupas, ayam fillet paha, ikan tenggiri, telor omega. Tapi memang semua itu tidak pernah saya publikasikan. Mereka berasumsi sendiri melihat anak saya yg tidak segemoy anak mereka dulu, mereka menyangka kami tidak pernah memberi vitamin, padahal saya selalu memberi vitamin terbaik untuk anak saya. Saya biasa berikan prove D3, scotts emulsions jeruk, appyalis, maltofer, tapi tidak setiap hari, obat cacing rutin saya berikan. Yang dikatakan saya malas urus anak, karena mereka selalu melihat anak saya menempel ke suami, padahal kalau dirumah sayalah yg mengurus dan merawat anak saya. Soal rumah yg berantakan, itu salah mereka, selalu datang kerumah tidak pernah memberi kabar, tiba2 sudah ada didepan rumah, terkadang saya masih berpakaian rumahan yg kurang sopan, rumah belum dirapikan. Saya walaupun tidak berpendidikan tinggi, tapi saya selalu mengabari kalau ada rencana mau berkunjung kerumah orang, baik saudara sendiri, karena itu adalah bagian dari adab. Tapi mungkin ini cara Allah membuka hal yg kami tidak ketahui, mungkin ini cara Allah menunjukkan sifat asli istri abang ipar. Jujur, aku dan suami jadi kurang respect.

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết