Grup HPL: Mei 2023 icon

Grup HPL: Mei 2023

156134 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

Cara menghadapi ipar suami

Saya dan ipar suami (perempuan) sekarang kurang akur karena dia salah paham terhadap saya. Saya bingung nanti jika ketemu lebaran saya harus bersikap bagaimana. Ipar suami ini adalah ipar pertama dan tertua, ekonomi paling bagus, dan kadang suka membantu tanpa kami minta. Note: saya dari awal kenal suami memang kurang di setujui oleh pihak suami, alasannya karena tidak setara. Selama ini sih saya tau kalau keluarga suami masih belum bisa terima saya sepenuh hati, tapi saya sudah berusaha bersikap sopan di depan mereka. Saya mau cerita sedikit ttg kesalah pahaman antara saya dan ipar suami. Awal mulanya saya merepost postingan orang lain di instagram, menurut saya positngan itu relate dngn kehidupan saya di masa lalu. Tapi ipar suami salah paham, di sangkanya story tsb menyindir dia, karena mereka mmg sering mengatur2 kehidupan kami hrus seperti apa, kami tidak pernah ikut cmpur urusan org lain, bahkan kami selalu mengiyakan apapun perintah mereka. Sebenarnya kehidupan kami tidak terlalu sulit, suami saya seorang ASN provinsi, tpi mmg dari segi harta kami tidak semewah kakak suami. Saya bingung harus bagaimana nantinya, karena di keluarga suami, ipar suami ini selalu dipuji2, karena dia mmg cantik, baik, pekerja kantoran, dari keluarga yg berada, rajin drmh, intinya sempurna. Saya sebelumnya pn mengakui ipar suami ini mmg sempurna sekali. Tapi ada 1 kalimat di sttus wa nya yg mmbuat pandangan saya kepada dia jadi berubah. Ketikannya ternyta sangat kurang pantas dngn apa yg saya lihat dri pribadi yg dia tampilkan di dpn keluarga suami. Sttusnya sngt ketus karena bawa2 fisik org, bilang org tidak berpendidikan, menyebut anak org kurus kering penyakitan, menyebut org dibantu tapi susah diatur, mengatai fisik org jelek, jelek sifat, jelek hati, menyebut rmh org berantakan, pemalas, ga mau urus anak, intinya sangat frontal kalau menurut kami dan jujur aku dan suami agak shock membaca itu, kebetulan suamiku tidak menyimpan no iparnya. Jadi suami hanya lihat dari hp saya saja. Saya sih tidak tau story itu tertuju ke siapa, tapi entah kenapa saya sedikit tersinggung, karena dari segi pendidikan saya cuma tamatan SMA, anak saya mmg kurus dan bb kurang tapi belum masuk garis merah, saya dan suami mmg sering membantah kalo soal makanan, saya dan suami agak membatasi anak kami untk makan2an yg tinggi gula, tapi ipar suami dan kakak suami sllu bilang gapapa kasih aja, kan bb anak kalian kurang, kenapa harus batasi gula, kecuali anak kalian bb berlebih. Saya tau niatnya baik, tapi sekali lagi, urusan anak tanggung jawab kami, kami lebih paham anak kami yg dri umur 14 bln sering sakit2an, sampai harus minum OAT selama 7bln. Dan satu hal lagi, kakak dan ipar suami kalau kerumah kami selalu dadakan seperti menyidak, dan rumah kami mmg sllu berantakan saat mereka kesini, karena saya dirumah sngt sibuk mengurus jualan saya. Dari statusnya itu saya merasa sindirannya itu telak ke saya. Jadi saya ada perasaan canggung jika nnti hrus ketemu ipar suami. Apalagi dia sangat ramah di keluarga suami, aku yg pendiam ini makin merasa ga berkutik nantinya. #mohonbantujawab #Sharingdong_Bund

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi

Tolong kasih saran

Saya mau minta tolong sarannya dong untuk warga the asiant parents. Gimana sih biar ga diremehin keluarga suami terus. Perkara pendidikan dan pekerjaan yang tidak setara, selalu aja terdengar kalimat2 yang kurang enak didengar dari mulut org2( keluarga suami) yg tidak suka sama wanita yg cuma tamatan SMK. Intinya mereka mau suamiku itu menikah sama yg setara dalam hal apapun. Kebetulan saya gak punya kriteria seperti yg keluarga suami inginkan. Saya dari keluarga broken home, hanya tamatan SMK, tidak cantik, tidak bekerja kantoran, dirumah dianggap malas karena setiap mereka kerumah tidak pernah memberi kabar jadi rumah terkadang masih berantakan belum sempat dibereskan, mainan anak berserakan. Saya selalu diam ketika disindir secara langsung maupun melalui org lain, tidak pernah ikut campur urusan keluarga suami, ketemu pun ketika ada moment2 tertentu. Karena suami selalu menjaga jarak dengan keluarganya yg menurut suami keluarganya pada toxic. Noted: yang suka ikut campur urusan kami adalah bibi, para istri paman2 suami, dan termasuk istri kakak suami. Kadang setiap pergerakan terasa semua salah. Terlihat rajin ketika ada acara dirumah keluarga suami dibilang cari perhatian, tidak rajin dibilang pemalas tidak mau berkontribusi, sering kasih uang pun masih di jelekin dibelakang, ga kasih uang dibilang pelit, suami membantah keluarga dibilang diguna2 istri karena dulunya selalu nurut. Pusing ga ketolong sih, bingung harus berbuat apa. Intinya mereka ingin aku dan suami pisah.

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết