




Dimulai dari usia 6 bulan sampai 8 bulan BB anak naiknya gak sesuai KMS. Aku udah curiga dan bawa anakku ke DSA. Awal di 6 bulan diberi vit apyalis dan susu infantrini. Tetep naiknya gak banyak 2ons Balik lagi ke DSA tapi ganti akhirnya dikasih vit beda terapi zat besi. Usia 9 bulan belum ada kemajuan. Aku udah 4 kali ganti DSA karna blm dapat jawaban yg buat aku puas. Diagnosa dokter enggak teliti dan cuma bilang anaknya aktif. Padahal aku udah bilang kondisi anak makan banyak, apa gak perlu cek labor? Tp karena anakku emang jarang bapil dan demam indikasi medisnya kata dokter gak ada. Banyakin lg aja makannya. Sampai diusia 11 bulan makin kurus dan aku inisiatif cek sendiri awal di puskes. Labor alhamdulillah HB anakku normal. Lalu disarankan coba mantoax. Aku tanya itu tes apa? Ternyata tes bakteri TBC Aku ragu karna dirumah sama sekali gak ada yg merokok dan dr lahir anak sehat gak pernah batuk. Tapi biar puas aku putusin untuk tes. Dan bener aja anakku positif tb. Ya Allah hancurr rasanya, kok bisa? Padahal aku sangat menjaga makan, pola tidur, dan jarang sekali dekat dengan asap". Diusia 11 bulan dengan BB anakku 7.6kg aku dan suami berjuang buat ikhlas dan bersyukur telah mendapat jawaban dr kegelisahan ku selama ini. Menyesal tidak mengikuti naluri untuk sigap cek keseluruhan dan gak mendengarkan kata "YANG PENTING ANAKNYA AKTIF" pliss untuk semua DSA lebih teliti lg untuk memeriksa kesehatan bayi. Jeda waktu usia 6 sampai 11 bulan cukup panjang untuk tau kalo bayi ku TB. Padahal 4 DSA yg kudatangi. Untuk ibu" lain kalo BB anak stuck 2 bulan gak usah mikir panjang bawa tes langsung keseluruhan yaa. #seriusnanya #bantusharing #firstmom
Đọc thêm

