
Sesuai dgn judul di postingan ini, saya sdg merasa bingung dgn kondisi saya saat ini. Saya ini baru melahirkan sekitar 3 minggu yang lalu dan tinggal bersama orangtua saya. Dari awal saya melahirkan ibu saya lah yang sangat sibuk membantu suami saya dlm mengurusi dan merawat saya dan bayi di rumah sakit. Kebetulan suami saya kerja di luar kota yang hanya pulang satu minggu sekali. Ini membuat ibu saya extra dlm merawat saya dan bayi. Waktu di rumah sakit, ibu mertua saya sempat datang namun hanya sebentar. Alih-alih menanyakan kondisi saya dan bayi, beliau malah terkesan menyalahkan kenapa saya bisa lahiran caesar, bukan normal. Padahal di awal saya dan suami sdh jelaskan kondisinya seperti apa Jadi rasanya muak banget dengar kata-kata itu. Hueks. Ternyata rasa muak itu berlanjut hingga saya pulang ke rumah. Ibu mertua saya berkunjung dan menginap ke rumah. Awalnya saya merasa senang karena sedikitnya ibu mertua saya ada rasa peduli kepada saya dan bayi. Dan saya jg merasa setidaknya ibu mertua bisa gantian dgn ibu saya dlm menjaga saya dan bayi pada saat begadang. Tapi ternyata ngga. Ibu mertua datang menginap hanya untuk tidur, tidak bangun sama sekali ketika saya dan bayi bangun di tengah malam. Tetap ibu saya lah yang bantu dan menemani saya begadang. Tapi ibu saya tidak mempermasalahkan itu, ibu saya hanya berpikir mungkin besannya belum terbiasa bangun malam dsb. Berikutnya, di akhir pekan suami saya pulang ke rumah, ibu mertua saya minta dijemput oleh suami untuk menginap lagi ke rumah. Ketika dengar kabar itu, saya langsung badmood. Namun ibu saya sama sekali tidak keberatan. Beliau minta saya untuk berpikir positif. Oke baiklah, saya turuti. Dan benar aja, ternyata di malam kedua ibu mertua saya nginap ini sungguh beda dari malam sebelumnya. Waktu itu ibu mertua tiba-tiba bangun pas dengar cucunya nangis dan mau menggendongnya. Saya merasa senang. Ternyata yang saya pikirkan tentangnya sebelumnya itu salah. Hmm. Setelah itu, di minggu berikutnya, ibu mertua saya datang dan menginap lagi. Waktu itu saya sangat antusias dgn kedatangannya. Saya juga minta ibu saya untuk istirahat aja malam itu. Karena ada ibu mertua mau nginap. Selain itu saya juga minta suami untuk tidur pisah di kamar lain karena suami sedang tidak enak badan dan butuh istirahat cukup. Sampai lah di waktu malam, seperti biasa bayi bangun dan nangis minta nen, parahnya ibu mertua saya ngga bangun lagi ternyata. Beliau tidur seperti ngga ada gangguan apapun. Yang jelas-jelas ada bayi yang sedang nangis. Saya yang sdh minta ibu saya istirahat, ngga tega harus bangunkan beliau minta bantuan. Akhirnya malam itu saya begadang sendirian. Rasanya waktu itu pengin cepat-cepat pagi dan bilang ke suami apa yang sebenernya terjadi di malam itu. Tapi saya ngga bisa. Saya hanya bisa cerita kepada ibu saya. Dan ibu minta untuk tidak gegabah cerita ke suami. Saya turuti. Skrg, sdh sampai di akhir pekan lagi, info sebelumnya ibu mertua saya mau nginap lagi. Haduh saya sdh ngga bisa terima lagi. Karena kedatangannya juga (kasarnya) cuma untuk numpang tidur dan menambah repot ibu saya aja. Yang pagi-pagi harus repot siapin sarapan untuk besannya dll. Apa yang ibu mertua saya lakukan seperti palsu, hanya agar terlihat baik di mata anaknya (suami saya). Menurut para bunda disini, apa yang harus saya sampaikan kepada suami kalau saya tidak ingin ibu mertua saya nginap lagi? Saya bingung harus berkata seperti apa. Karena sebenarnya saya ini orang yang tidak enakan. Sebelumnya terima kasih sdh menyempatkan baca curhatan saya. Terima kasih juga jika ada yang berkenan membantu beri saran. #pleasehelp #bantusharing #firsttimemom
Đọc thêm



Bund mau nanya dong, ada yg tau ga cara buat berentiin asi biar gak keluar lagi? Baby aku meninggal 3 hari stlah lahiran bund tgl 10 Juli kmarin. Klo gak dipompa sakit banget tetenya klo minum obat, obat apa ya ? aku belum berani ke RS lg buat kontrol, masi kebayang babyku meninggal di RS 😞 tolong solusinya bund makasi #seriusnanya #bantusharing #berhentimenyusu
Đọc thêm


