Ibunya Anya profile icon
BạcBạc

Ibunya Anya, Indonesia

Kontributor

Giới thiệu Ibunya Anya

mama of 1 tampan anak laki-laki

Bài đăng(20)
Trả lời(4)
Bài viết(0)

FASE TERBERAT KALIAN SELAMA JADI IBU APA BUN??

Aku : Padahal pas hamil TM 1 morning sickness ku gak main2, hamil TM 3 aku smpai masuk RS, habis lahiran jahitan SC ku infeksi, terbuka lagi sampai harus dirawat 2 bulan, pernah terancam mau di SC ulang, habis lahiran aku sakit2an, tapi semua itu GAK ADA APA2NYA DIBANDING MPASI. Jujur aku setrauma itu sama fase MPASI, perasaan putus asa gak tau mau ngapain lagi, merasa bersalah, gak becus jadi ibu, saking stressnya sempat rasanya mau pergi yang jauh ninggalin anak. Bahkan pernah kepikiran mau masangin anak selang NGT aja biar gak usah repot lagi, pernah juga berharap anak punya penyakit yang jadi alasan logis kenapa dia sesusah itu makan, waktu test mantoux buat mengetahui dia ada Tbc apa enggak, dalam lubuk hatiku aku berharap itu positif, biar ketahuan apa penyebab dia susah makan, jadi aku tau cara ngobatinnya. Tiap malam nangis, sering berantem sama suami karena aku kayak orang kesetanan bolak balik DSA. Kayaknya aku era MPASI anak udah punya gangguan mental sih. Semacam baby blues tapi di atasnya lagi. Mungkin bunda2 disini masih ingat dulu aku sering curht perkara MPASI bahkan banyak yg udah bosan dan muak kan sama curhatanku?? Alhamdulillah, sekarang anakku sudah 4 tahun, meski kadang2 masih GTM dan picky eater, dia sudah mau makan, sebuah kemenangan kecil yang sebenarnya masih butuh perjuangan, dan semoga aku gak pernah melewati Fase tersulit ini lagi, jika Allah masih mempercayakanku anak lagi, semoga yang ke 2 ataupun ke 3 tidak pernah GTM lagi aamiinn...

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi

TUJUAN BUNDA MENIKAH APA??

Ini bukan sepenuhnya efek sosmed, tapi aku ngerasa sekarang ini banyak wanita yang semakin ogah menikah karena ditakut2in duluan dengan berita2 dan influecer2 yang oversharing masalah rumah tangga yang membuat seolah2 pernikahan itu begitu menakutkan. Bukan cuma berpengaruh kepada yang lajang, yang sudah menikah pun banyak yang rumah tangganya semakin hancur setelah mengikuti standar pasangan ideal dari sosmed, apalgi mereka yang malah curhat di sosmed, bukannya mendapatkan solusi dari sosmed, tapi justru komentar2 di netijen sering kali tak ubahnya Jin dasim yang sangat ampuh mempengaruhi pemikiran kita hingga memperburuk keadaan rumah tangga yang seharusnya bisa diperbaiki. "PATRIAKI" kata kunci yang sangat sering menjadi duri dalam rumah tangga akhir2 ini. Padahal tidak selamanya budaya yang mereka bilang "Patriaki" itu merugikan, ada kalanya wanita butuh dipimpin dan dilindungi seorang laki2, yakni suaminya. Jangan sampai ketika suami pulang kerja minta dibikinin kopi, malah dianggap sebagai bentuk perbudakan, padahal suami juga kalau mau adu nasib juga tentu lelah mencari nafkah untuk kita, jangan sampai karena ingin menjadi setara, kita mengorbankan anak, ayah sibuk bekerja, ibu sibuk mengejar karir, anak dititipkan dan dididik orang lain, padahal ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Bagi saya, tidak ada istilah patriaki dalam pembagian peran dalam rumah tangga, suami wajib jadi imam dan pemimpin rumah tangga yang wajib dihormati, asalkan dia melaksanakan kewajibannya memenuhi hak anak istrinya, lalu apa salahnya istri menghormati suaminya?? Kalian boleh mengatakan saya penganut Patriaki, tapi bagi saya yang sudah pernah menjadi tulang punggung keluarga, kerja dan mengejara karir selama bertahun2, saya sekarang hanya ingin dinafkahi, dicintai dan dilindungi, dan suatu kehormatan besar bagi saya untuk melayani suami dan merawat anak saya. Bagi saya itu jauh lebih baik daripada ketika saya kerja keras untuk menghidupi satu keluarga dimana saya tidak punya kehidupan sendiri. Itulah tujuan saya menikah, dinafkahi, dilindungi, dicintai. Gimana menurut kalian??

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
 profile icon
Viết phản hồi

BALIK KERJA NURUT ORTU, APA FOKUS KE ANAK NURUT SUAMI?

 profile icon
Viết phản hồi

PENYAKIT KULIT YANG TIMBUL JIKA BERHUBUNGAN BADAN DENGAN SUAMI

Bun, kalian percaya gak bun ada penyakit kulit pada wanita yang akan kambuh ketika berhubungan badan dengan suami?? Tapi inu bukan HIV ya bun, krena yang kena cuma istri, suami enggak. Demi apa bun, masak di kampungku ada 3 orang kayak gitu? Jadi ada satu teman sebayaku waktu kecil yang aslinya cantik banget, aku kaget luar biasa pas ketemu, kulitnya yang tadinya putih bersih, jadi penuh dengan merah2 di sekujur tubuh dan wajah. Kata orang2 dia punya penyakit "Kombeng" kalau dalam bahasa kami, penyakit yang gak boleh disentuh suami/berhubungan badan, kalau dilanggar akan kambuh lagi, dulu katanya sempat berobat kampung, sempat sembuh, kata dukunnya jangan berhubungan dulu selama 6 bulan, tapi mungkin dilanggar eh, timbul lagi. Tetanggaku dua orang begitu, satunya janda cerai, satunya janda ditinggal meninggal suaminya. Dan beneran bun, begitu mereka janda, penyakitnya auto sembuh. Yang janda cerai, nikah 2 kali, kata mamaku, dia gak bakal tahan punya suami, dan suaminya bakal ninggalin dia karena penyakitnya. Yang satunya, pernah ketemu di puskesmas, dia berobat, tapi tiap kali ditanya penyakitnya apa?, dia gak mau ngomong. Aku sampai cari tau nama penyakitnya apa dalam dunia medis, tapi gak ketemu bahasa medisnya. Aku kurang percaya karena kedengarannya kayak jadi mistis, tapi kok bisa beneran dan banyak buktinya?? Aku bilang sama ibuku "Ah.. masa iya? emang penyakit kulit biasa kalik? kebetulan aja punya suami," terus dijawab mamaku, penyakit kayak gitu di kampungnya dari dulu nyata dan sudah banyak kejadian. menurut kalian itu penyakit apa? beneran ada kh? Kalau beneran ada, apa ya penyebabnya? mistis atau medis??#mohonbantujawabbunda #Sharingdong_Bund

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi

ANAK DIBULLY DI SOSMED, SIAPA YANG PALING DISALAHKAN??

Lagi rame di thread, anak blasteran australia bernama Briella dihujat krn dianggap berprilaku nakal dan ibunya tidak menegur. Baru2 ini di tiktok jg lagi ngetrend ANAK AC. Semua itu menjadi bulan2an netijen terutama kalangan ibu2 untuk saling membully anak2/bayi yang tidak berdosa. yang bahkan mereka sendiri tidak pernah tau bahwa wajah dan prilaku mereka dilihat seantero Indonesia. Kebanyakan komennya "Anakmu hanya lucu di matamu sendiri,", "Padahal anaknya mukanya kampung banget, tapi sok2an AC... ", "Tidak semua anak itu lucu," dll Sepintas melihat komentar netijen, kita pasti akan berfikir betapa jahatnya org2, yang bahkan kbanyakan dari kalangan Ibu2 sendirilah yang menghujat. Tapi sangat sedikit dari kita yang menyadari bahwa orang yang paling harusnya disalahkan dalam hal ini adalh ORANG TUANYA SENDIRI. orang tua yang dengan kesadaran penuh mengupload foto dan video wajah dan prilaku anaknya dengan caption "Mengundang" hingga memberikan lahan dan ruang bagi mereka untuk menghujat anak tersebut, maksud saya kalaupun niatnya cuma mau share foto/video anak, kenapa setelah dihujat habis2an kok gak dihapus?? malah diposting lagi dan lagi, lalu dibiarkan dihujat lagi dan lagi?? padahal kita ini bukan artis, gak ada kewajiban untuk memperlihatkan wajag anak kepada khalayak ramai, bahkan artis sekalipun banyak yang tidak mempublikasikan wajah anak2 mereka ke publik. Lalu apa urgencynya kita memposting foto dan Video anak?? Gak munafik, akupun sering mengupload foto dan video anakku, tapi di akun PRIBADI aku sendiri, yang cuma dilihat oleh orang2 terdekatku yang mengenalku, sharing ku tujuannya untuk kenang2an dan anakku bisa dilihat keluarga jauh. Sampai suatu hari, aku berdebat suatu hal di IG dengan netijen lain tentang sesuatu bertopik politik, sampailah pada perdebatan alot yang akhirnya menyerang pribadi, dan dia menyerang pribadiku dengan menghina wajah anakku. Sejak saat itu, aku privat IG ku, dan aku tidak mau lagi berurusan dengan netijen luar, aku benar2 sakit hati anakku dihina. . Pertanyaannya, apakah yang suka upload2 foto dan video anak di sosmed secara terbuka itu tidak tega dan sakit hati anaknya dihujat??

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi