ANAK DIBULLY DI SOSMED, SIAPA YANG PALING DISALAHKAN??

Lagi rame di thread, anak blasteran australia bernama Briella dihujat krn dianggap berprilaku nakal dan ibunya tidak menegur. Baru2 ini di tiktok jg lagi ngetrend ANAK AC. Semua itu menjadi bulan2an netijen terutama kalangan ibu2 untuk saling membully anak2/bayi yang tidak berdosa. yang bahkan mereka sendiri tidak pernah tau bahwa wajah dan prilaku mereka dilihat seantero Indonesia. Kebanyakan komennya "Anakmu hanya lucu di matamu sendiri,", "Padahal anaknya mukanya kampung banget, tapi sok2an AC... ", "Tidak semua anak itu lucu," dll Sepintas melihat komentar netijen, kita pasti akan berfikir betapa jahatnya org2, yang bahkan kbanyakan dari kalangan Ibu2 sendirilah yang menghujat. Tapi sangat sedikit dari kita yang menyadari bahwa orang yang paling harusnya disalahkan dalam hal ini adalh ORANG TUANYA SENDIRI. orang tua yang dengan kesadaran penuh mengupload foto dan video wajah dan prilaku anaknya dengan caption "Mengundang" hingga memberikan lahan dan ruang bagi mereka untuk menghujat anak tersebut, maksud saya kalaupun niatnya cuma mau share foto/video anak, kenapa setelah dihujat habis2an kok gak dihapus?? malah diposting lagi dan lagi, lalu dibiarkan dihujat lagi dan lagi?? padahal kita ini bukan artis, gak ada kewajiban untuk memperlihatkan wajag anak kepada khalayak ramai, bahkan artis sekalipun banyak yang tidak mempublikasikan wajah anak2 mereka ke publik. Lalu apa urgencynya kita memposting foto dan Video anak?? Gak munafik, akupun sering mengupload foto dan video anakku, tapi di akun PRIBADI aku sendiri, yang cuma dilihat oleh orang2 terdekatku yang mengenalku, sharing ku tujuannya untuk kenang2an dan anakku bisa dilihat keluarga jauh. Sampai suatu hari, aku berdebat suatu hal di IG dengan netijen lain tentang sesuatu bertopik politik, sampailah pada perdebatan alot yang akhirnya menyerang pribadi, dan dia menyerang pribadiku dengan menghina wajah anakku. Sejak saat itu, aku privat IG ku, dan aku tidak mau lagi berurusan dengan netijen luar, aku benar2 sakit hati anakku dihina. . Pertanyaannya, apakah yang suka upload2 foto dan video anak di sosmed secara terbuka itu tidak tega dan sakit hati anaknya dihujat??

8 Các câu trả lời
 profile icon
Viết phản hồi

kalau yg kasus briella itu sampai dilaporkan ke pecinta kucing australia ya? tpi aku ga ngikutin, gatahu kelanjutannya. maaf ya bund..itu yg komen2 nyerang anak di tiktok bukan, soalnya aku di twitter pada waras2 orangnya nyerang ortunya...ga nyerang anaknya...kalau mnurutku warga tiktok memang mines yg suka komen2 ga jelasss, yg waras biasanya ngalaah, males komen 🤣 kalau ortu yg suka upload anak dan ngerti klo dihujat tapi tetep posting ya jelaslah mencari engagement bund...mrk banyak yg lihat, bnyak yg follow, dibayar tiktok bund...makanya mau dihujat tambah rame merekq tambah senenggg kalau anak tiktok yg bner paling si kenkulus atau itu yg bocil cowok yg ayahnya bingung kalau dikasih duit di tiktok, krn dia sbnernya BCA prioritas, anaknya aja yg memang suka live tiktok kalau aku bikinkan anakku medsos utk pajang karyanya bund, anakku gaain medsos...emaknya ini jg main medsos cuma buat baca2 aja

Đọc thêm

kalau jawaban saya pasti tidak tega lah kalau anak dihujat. sebenernya sih smua itu gak tega. tapi jangan di samakan dengan para konten kreator. mereka udh siap segala bully an. karna konten nya menghasilkan cuan. mereka dpt cuan dari situ. itu pilihan mereka sendiri, udh terima kalau bakalan di bully anaknya, bakalan viral video nya krn emang di sengaja biar rame. memang kadang ikut sebel ya sama ortu nya, tp aku gak mau ambil pusing soal mereka. karna itu anak anak nya mereka sendiri. contoh nya si denise itu. anaknya nakal bgt, kalau org biasa mikirnya emaknya se ngebiarin itu. aku yakin si denise itu sbenernya ngrti, tp karna dia viral dan dpt cuan banyak yaudah dia loosss. gak peduli anaknya di katain netizen. itu pilihan emaknya.

Đọc thêm

kalau menurut sy ya salah orangtuanya sih,tdk menggunakan sosmed dengan bijak namanya,ngapain sih ngikut2in tren tuh sy suka bingung deh,untungnya apaaaa gt,bikin kaya nggak,bikin masuk surga jg blm tentu,yg ada malah jd blunder kan anak yg jd korban. kita hanya bisa mengendalikan diri sendiri dan lingkungan kita bun,ga bs mengendalikan jempol orang2 diluar sana apalagi di medsos,postingan kita bs sampe ke orang yg bahkan kita ga kenal sama sekali,trus gimana caranya kita bs mengatur jari2 orang lain utk ga mengetik sesuatu yg ga menyakiti hati,jd kitanya aja yg lbh bijak dan pilih pilah apa yg mau di share,dan sekaligus kitanya jg menjaga ketikan saat komen di postingan orang lain

Đọc thêm

aku tipe ortu yang gapernah publish muka anak bun, menghindari hasad/dengki dari orang lain (meskipun saudara). aku berprinsip tumbuh kembang anaku, cukup aku dan keluarga kecilku yang menikmatinya. untuk pertanyaan bunda "mungkin" si ortu yang suka upload muka anaknya dan di hujat netijen gapernah sakit hati/aware masalah itu, jd terus"an upload meskipun udah di ulti netijen.

Đọc thêm

kalau aku sih pasti sakit hati anakku di katain dan di hujat tanpa alasan jelasnya. kalo itu memang asal muasalnya masalah dari para orangtuanya , kenapa harus bawa anak-anak ? jadi memang tergantung kita pribadi jadi orangtua bund , kalau kita gak mulai duluan pasti gak akan kejadian.

Đọc thêm

hmmm kayaknya mereka ya tetep sakit hati, tapi kalah sama rasa duniawinya bun. kan semakin rame semakin banyak dapet duitnya dari hasil posting. jadi mereka mikirnya mungkin cuma duit dan duit. urusan hati belakangan. kasian anaknya sebenernya, dijadiin magnet uang sama ortunya sendiri.

yg ngebully anak kecil emang salah banget,tp ortunya lebih salah udah tau postingannya ngundang bullyan tp malah sengaja posting lagi biar banyak yg komen dan viral,ortunya dikasih tau masih bandel jadinya anaknya yg ikut2an dibully

"Tidak semua pengguna sosial media itu bijak"