Grup HPL: Februari 2024 icon

Grup HPL: Februari 2024

90781 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

Tentang tujuan hidup, parenting anak yang tidak sinkron dan orangtua yang tak siap menjadi orang tua

Hai, aku adalah newmom diusia 26 tahun. Bisa dibilang, saat ini adalah masa yang sulit buatku untuk survive dari perjalan hidup yang entah tujuannya apa. Aku menikah di usia 25 dan menjadi ibu diusia 26, awalnya menikah layaknya gadis kecil polos yang diiming-iming i lolipop, ya semanis itu kata-katanya. Juga, terbawa arus dengan saran teman-teman, yang mana saat itu mereka menanyakan kondisi partner hidupku layak atau tidak. Sementara itu pertemuan kami juga hanya sebatas via hp, bertemu dari sebuah game dan sosial media. Tentu saja semua yang diperlihatkan adalah yang bagus bukan? Sampai aku tak tahu bahwa dia adalah perokok aktif dan aku tidak tanyakan hal itu. Saat diberi tau kehidupannya seperti apa, aku berpikir sepertinya akan layak dan tercukupi, karena jujur saja aku sudah lelah dengan beban hidup yang kutanggung selama bertahun-tahun hingga hanya bisa menyisihkan sedikit dari hasil bekerja. Sekarang ini rasanya aku jadi memikirkan dia yang telah menghilang, jika aku bersamanya apakah hidupku akan berbeda? Ya, aku menyisakan luka pada orang yang sudah ku kenal baik, sejujurnya sangat baik, namun aku terlanjur malu kala itu karena belum apa-apa dari pihakku terkesan minta ini dan itu tidak jelas. Aku pamit dan dia menghilang. Setelah berakhirnya hal itu, datanglah dia. Teman bermain game ku, teman online ku. Yang kini adalah partner hidup. Namun, sepertinya kalimat tentang "wanita setelah menjadi ibu dunianya akan terhenti dan pria akan tetap melanjutkan hidup seperti biasanya" adalah benar. Bagaimana mungkin, setelah punya bayi pun tak ada ubahnya. Setiap akhir pekan memang tidak lagi pergi, tapi mengundang teman-temannya, nongkrong dan nyebat didepan kos dengan petak kecil seharian. Aku hanya bisa diam memeluk bayiku, didalam kamar, menghirup udara kotor tak henti-hentinya. Jangan tanya jika aku menyinggung soal rokok, musibah. Katanya akan mengurangi, sebatas katanya. Karena memang keahliannya berkata manis. Begitupun parenting anak, bayiku ini sangat suka dekat dengan ayahnya, walaupun baru 7 bulan bisa dilihat, ketika ayahnya pulang selalu merangkak mengikutinya, sayangnya perhatiannya selalu kalah oleh gawai. Lebih suka menonton drama kesukaannya atau game kesukaannya. Aku mau menerapkan jam tidur dan makan selalu gagal, selalu dikomentari untuk tidak pakai waktu² seperti itu, tapi saran orang tua yang tidak masuk akal, seperti meminumkan kopi dan pakai peniti²an selalu didengarnya. Saat aku sakit, anakku juga sakit, jangankan anakku yang bayi, aku saja meringik menhana sakit, malah dimarah karena membiarkan anak menangis. Tujuan hidup pun entahlah, tak punya semangat. Aku diuji namun aku tak tahan lagi, setengah gila rasanya.

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết