Grup HPL: Januari 2023 icon

Grup HPL: Januari 2023

99884 Người theo dõi

Hỏi & Đáp
 profile icon
Viết phản hồi

Perihal menantu dan mertua

Buat kita semua para bunda. Semoga kelak kita bisa menjadi mertua yang baik yang pantas dan layak untuk menantu2 kita. Semoga kelak kita bisa menerima baik buruk menantu kita seperti kita terhadap anak kita sendiri. Semoga kelak kita bisa memperlakukan menantu kita selayaknya anak kita, karna sejatinya menantu juga anak dari orang tuanya yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Semoga menantu2 kita nanti bisa menerima kita seperti adanya. Bunda sebelumnya aku mau ijin curhat 🙏 Ini tentang mertuaku. Aku gak tau masa kecil mertuaku seperti apa. Entah sikapnya yang sekarang 'efek' dari masa kecilnya. Entahlah ... Mertuaku mempunyai 4 orang anak. Laki no.1, perempuan, laki no.2 dan laki no.3. Qodarullah anak laki2 no.1 meninggal d usia 40tahunan krna kanker otak. Dari cerita mertua anak laki2 no.1 ini tidak pernah sakit. Beliau bilang ini d guna2 temennya karna anaknya menjabat sebagai kepala cabang disalah satu bank. Anak laki2 no.1 ini meninggalkan seorang istri, dan 3 anak yang waktu itu masih kecil2. Saya kurang paham bagaimana pembagian warisan jika pihak laki2 meninggal. Tapi cerita dari mertua ini rumah dan kos2an d jual oleh istrinya dengan alasan untuk menghidupi anak2nya. Mertua dan menantu ini berantem. Mertua tidak terima dengan keputusan istri si anak laki2 no.1. yang setau saya kini ada mobil si anak laki2 no.1 ini yang diambil mertua katanya diamankan dan sekarang mobil itu atas nama mertua. Dan saya juga baru tau dari suami kalo kakaknya ini sempat punya hutang d bank. Apakah menjual rumah dsb untuk menutup hutang tersebut? Saya baru tau cerita lagi tentang anak perempuan mertua. Qodarullah anak perempuan mertua ternyata juga meninggal saat masih kelas 3smp dengan sakit leukimia. Setelah anak perempuan ini meninggal. Ternyata mertua hamil lagi dan berharap itu anak perempuan. Tapi ternyata saat lahir keluar anak laki2 no.3. Mertua sempat tidak suka karna punya anak laki2 lagi. Karna mereka inginnya anak perempuan. Anak laki2 no3 ini adalah suami saya. Jujur saya liat suami saya kasian. Karna apa2 selalu suami saya. Seperti diperlakukan selayaknya perempuan yang harus mau bantu masak bantu ini bantu itu. Pulang dari perjalanan 12 jam baru sampe rumah belum sempat makan minum langsung disuruh kerja bantuin angkat2. Dan masih banyak lagi. Saya pun saat tinggal ikut mertua bener2 diperlakukan seperti pembantu. Gak perlu saya jelaskan bagaimananya. Yang jelas sikap dan mulut mertua sangat pedas. Dan jg, bumer berharapnya suamiku yang menuhi kebutuhan cucunya yg diasuh mertua. Padahal bapaknya masih ada. Bukan gak mau ya bun, boleh lah bantu tapi bukan tanggungjawab penuh karna masih ada yg berhak. Dan mertua juga orang berada tapi enggan keluar uang untuk cucunya yang diasuh. Sedangkan jika bapaknya kirim uang, mertua selalu menolak. Aneh menurutku. Sampe akhirnya aku punya anak, bapak si anak yg d asuh mertua ini sekarang rutin kirim uang tiap bulannya. Dan satu lagi. Menantu perempuan, istri dari anak laki no.2, meninggal saat melahirkan anak keduanya. Dan anaknya tersebut diminta sama mertua. Selang 1 tahun anak laki no2 ini menikah lagi. Dan mertua juga tidak suka dengan menantunya yang bary ini katanya ini itu semua jelek. Padahal mertuapun tidak pernah melihatnya secara langsung. Saat telpon dngan anak laki no2, mertua sering bilang "anakmu biar disini sama bpk ibuk, kalopun dimarah kn sama mbahnya, bukan ibu tirinya. Ibu tirinya juga belum tentu baik itu. Bisa aja didepanmu baik nanti pas gak ada kamu anakmu dipukul" ak sebagai perempuan denger kya gtu rasanya sakit. Padahal anak pertama mereka ini juga diasuh ibu tirinya dan anak ini deket banget. Kalo ibu tiri mereka jahat, udah otomatis anak pertama ini gak mau deket gak bakal peluk2. Saya pikir lagi, mertuaku ini seperti tidak suka atau memang beneran gak suka sama semua menantu perempuannya. Dan jadi mikir lagi. Andaikan anak perempuan mertua masih ada, apakah mertua rela jika anaknya diperlakukan atau dibenci mertuanya? Saya bukannya sombong. Dari sebelum nikah, saya selalu menyempatkan solat duha. Saat mertua tau beliau blg "ngapain jam8 mandi nanti juga jam10 masak lagi. Kalo ibu ya mandi nanti sekalian jam12" ku jawab "mau solat duha buk gk enak kalo gak mandi" mertua jawab lagi "oh mau solat, ibuk kok udah gak sempat mau solat2 kya gtu" gak sempat solat sunah tapi sempat ngobrol ditetangga. Katanya mau haji tapi... Gak taulah biar jadi urusan mertua. Kita cuma bisa mendoakan yang baik2 saja.

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết