Grup HPL: April 2021 icon

Grup HPL: April 2021

44061 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

Suami ajak pulang ke rumah orangtuanya

Saya dan suami sudah hampir 2 tahun menikah, saat ini saya sudah punya anak umur 1,5 bulan, awal menikah hingga mau melahirkan saya tinggal di rumah mertua, saat saya hamil 5 bulan, saya dan suami mulai membangun rumah, bayangan saya setelah melahirkan saya bisa menempati rumah kami sendiri tapi sampai hari ini ternyata pembangunanya belum selesai karena terkendala suami yang sibuk dengan pekerjaannya. 2 minggu sebelum melahirkan saya pulang ke rumah orang tua saya karena berencana melahirkan di kota tempat orang tua saya tinggal, sebenarnya jarak dari rumah mertua ke rumah orang tua saya tidak terlalu jauh walaupun beda kota jaraknya sekitar 30 menit. Jujur ketimbang di rumah mertua saya jauh lebih nyaman tinggal di rumah orang tua, dari segi lingkungan jauh lebih nyaman di lingkungan rumah orangtua. Setelah melahirkan saya sempat pulang ke rumah mertua selama 3 hari untuk acara aqiqah anak saya, disitu saya benar-benar nggak nyaman, mulai dari lingkungannya yang berisik karena rumah dekat dengan jalan menuju sekolahan setiap jam berangkat sekolah dan pulang sekolah suara motor berisik sekali, cuacanya yang sangat panas anak saya sering menangis karena kegerahan sampai kadang bajunya basah karena keringat, dan terkahir yang paling buat saya tidak nyaman adalahh mulai dari pola makan hingga cara saya merawat anak di komentari oleh ibu mertua, 3 hari itu benar-benar mood saya buruk sekali, anak saya menangis terus, saya makan pun nggak selera, bukan bermaksud membandingkan tapi saat di rumah orang tua saya, saya bebas makan apa saja dan merawat anak saya dengan cara saya. Sudah 2 minggu saya pulang lagi ke rumah orang tua saya, suami mengajak saya untuk pulang lagi ke rumah orang tuanya, jujur saya keberatan sekali pulang kesana karena merasakan 3 hari disana seperti orang depresi, saya sudah berusaha bicara dengan suami kalau saya tidak nyaman tinggal di rumah orangtuanya tapi suami seperti tidal mau membahas itu, dan malah sempat bilang kalau besok pulang ke rumah orang tuanya kemungkinan tidak bisa sering pulang ke rumah orang tua saya karena kasihan dengan bayi kami. Membayangkan akan pulang kesana dengan kondisi di rumah mertua yang seperti itu ingin menangis setiap hari, entah kenapa saya selalu merasa kesepian disana padahal ada banyak orang, dan saya juga bukan orang yang hobi bertetangga/main ke rumah tetangga ditambah lagi akses untuk kemana-mana pun sulit, tidak bisa kemana-mana kalau tidak sama suami, suami pun kadang kerja pagi sampai malam. Tambah lagi rumah mertua bersebalahan dengan ipar yang selalu ingin tau dan ikut campur urusan orang lain, benar-benar bingung.

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết