Grup HPL: Maret 2024 icon

Grup HPL: Maret 2024

100839 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

BUTUH INSIGHT POSITIF

Bun, Tolong kasih aku masukan atau kritik yg membangun. Jadi singkat Cerita, aku seorang full IRT semenjak hamil sampai sekarang anak ku sudah 26 Bulan. Pemasukan Full hanya dari suami. Suami ku bekerja sbg Guru musik Privat dan di Rumah musik. Jd untuk setiap bulan pendapatan gak tetap tp selalu ada sebatas UMR lah kira2. Akhir2 ini pendapatan suami lumayan menurun karna banyak hari libur, jd sbg IRT pasti diusahakan sehemat mungkin biar cukup sampai akhir bulan. Untuk jam kerja biasanya suami ku berangkat siang sekitar jam 2, inilah awal mula kekesalan ku sama suami, suami ku bukan tipe pekerja keras, org nya santai dan kurang inisiatif, padahal sebelum kerja siang seharus nya bisa cari penghasilan tambahan pagi dgn ngojol, tapi begitu, kadang pergi, kadang santai aja dirumah sampai nunggu siang, sementara punya toddler kebutuhan banyak. Sampai sekitar minggu lalu, aku heran hp suami banyak yg nelpon, sekali ku angkat ternyata call center dana, minta di bayarkan tagihan pay later. Ku tanya, pay later buat apa? Katanya kmarin pas beli telur uang cash gak ada jd aku pakai paylater biar gampang, lagian cuma 48k doang katanya. Aku pikir masalah nya udah selesai, karna aku udah TF ke suami 50k buat langsung bayar tagihan itu. Aneh nya besok nelpon lg, sampe aku kesal knp bolak balik nelpon, ternyata pas ku cek masih ada tagihan sebesar 285rb, aku shock. ku buka cicilan nya untuk apa aja, aku kaget ternyata kebanyakan buat bayar ngopi, walau tiap ngopi sekitar 10rban. Yg buat aku kesal, brarti dia sering nongki sendiri, brarti kalau pulang kerja gak langsung pulang. Sementara aku dirumah pontang panting sendiri. Berusaha ngirit bgt biar semua cukup. Dia dgn enak nya ngopi santai, bahkan sampai pake paylater. Karna itu aku kaya merasa sakit hati, berasa kayak di curangi, karna sebelum nya dimata ku suami ku itu tipe Family Man soalnya kalau gajian hampir semua di kasih ke aku, dia cuma pegang uang minyak sama uang pegangan kalau ada perlu, aku gak pernah mikir kalo dia suka main tunggal. Patut kalau di bilang kita gak usah keluar dirumah aja dia tetap santai. Rupanya sering ngopi sendiri. Karna kejadian ini, aku terpikir buat kerja lg, tp aku bimbang meninggalkan anak ku yg masih 26 bulan. Pertimbangan nya kemungkinan aku akan nitip anak ku ke ibuku waktu suami mau berangkat kerja. Minus nya ibuku, kesabaran nya Tipis sekali. Bagi nya anak baik itu kalo anak nya anteng, sementara anak ku aktif bgt. Ibu ku kurang pembersih sementara anak ku punya pernafasan sensitif. Menurut Bunda2 gimana baiknya, apa aku sabarin nunggu sampai anak ku lebih besar atau tetap kerja biar punya penghasilan dan waktu untuk diri sendiri? #mohonbantujawabbunda

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi

Proses Menyapih, maaf cerita agak panjang 🙏

Yuyuuur, pada awalnya aku bingung sendiri dan ikutan orang2 yang menyapih anaknya di usia 2 tahun pas, iya pas ga kurang ga lebih, bahkan belum usia 2 tahun aja aku uda mencoba menyapih pelan2 agar demi anak uda bisa lepas nen di usia pas 2 tahun ultahnya, Tapi hasilnya ZONK☺ Anakku rewel bgt, akupun stres dan panik krn memaksakan kehendak harus segera menyapih, Ada pula aku liat ada video org2 yang mau ga mau harus tega ke anak yg nangis ga karuan smpai lelah dan tidur sendiri Aku prnh mencoba menirunya tapi memang TIDAK BISA.. Sampai akhirnya aku merenung semua cara yg telah kulalui dan akhirnya aku menemukan jawaban, Btw, Aku ga menyalahkan cara orang2 yaa.. Mereka punya cara menyapih masing2 termasuk aku, Aku mulai rileks dan berfikir, aku dan anakku harus menemukan timing yg tepat untuk kita berdua, aku siap, dia juga siap, ga perlu ikut2an siapapun... Aku melakukan cara ini dan ya pelan2 mulai kelihatan hasilnya: - SOUNDING 👉 tanpa harus lepas nen saat anak masih meminta, aku tetap memberinya asi waktu dia sangat merengek meminta, aku menganggapnya oh dia blm siap nih, yauda sambil mengelus anakku, saat dia nen aku slalu ngasih pujian dan mulai sounding lagi "anak pinter masih kangen nen ya, yauda gpp nikmati dlu rejeki dari Allah ini sebelum emir siap ga nenen lagi ya, tapi tau gak, emir kan sudah besar, kalo emir udah ga nen, Allah akan kasih rejeki yg lebih enak loh, makan yang enak, buah yang segar, bisa jajan ini itu, mau?" Diawal memang dia akan tetap mengangguk sambil nen, dan yauda kubiarin, its okay, aku jg sebagai ibu akan kunikmati moment ini dengan damai sblm benar2 lepas mengASIhi,.bagiku sounding adalah usaha dan ikhtiar, sisanya kupasrahkan ke Allah - Mengalihkan ke aktivitas lain👉bermain adalah passionnya bocil, semakin banyak aktivitas semakin dia lupa dengan nenen, - RITUAL TIDUR👉anak itu ternyata senang kalo dia dianggap udah besar, aku selalu bilang "ayo sayang tidur, dikeloni gulingnya yuk sambil diusuk2 bunda punggungnya, enak, kan emir uda besar, skrg kalo tidur diusuk2 bunda", diawal2 pasti anak masih bingung nyari letak nyaman tanpa nen, dan itu wajar, intinya klo anak mulai nangis rewel aku akan kasih kuanggap dia blm siap lepas nen, tapi kalo anak mulai kalem dan tenang, , aku anggap oh dia mulai belajar siap nih.. Disini aku usuk2 sambil bilang "anak hebat, bisa tidur sendiri pake guling, diusuk2 bunda, bunda bangga sama emir", suatu saat trnyata anakku sampai ditahap bilang begini "bunda usuk2" Dan dia stop nen waktu tidur tanpa aku memaksa, sebenarnya dari raut wajahnya dia masih ingin nen, krn dia masih memegangi payudaraku selama proses tidur, tapi dari kemarin dia sangat tenang, dia mengalihkan dirinya sendiri dengan meminta aku cium, aku peluk, Memang kubiarkan dia memegang nen krn itu proses belajar dia melepas pelan2, selama proses tidur aku betul2 terus menyentuhnya, menciumnya, memeluknya, usuk2 punggungnya, phsycal touching 100% biar dia nyaman dan ga merasa sendiri, Proses tidur memang jauh lebih lama daripada dengan nen tapi bagiku itu ga masalah yg penting anak nyaman belajarnya, si anak jg mau dan siap Udh cuma 3 ini doank, dan proses ini berlangsung dari anakku usia 2 tahun pas sampai sekarang 2 tahun 3 bulan, Aku belajar bahwa proses menyapih itu ga instan, Aku jg prnah marah ke anakku krn ga mau lepas nen, sampai akhirnya aku sadar bahwa aku tidak memperhatikan timing, aku cuma memikirkan kehendakku sendiri tanpa proses pendekatan lebih dalam ke perasaan anakku, Alhamdulillah 3 hari ini, anakku tidak nen sama sekali, baik waktu dia beraktivitas sampai dia tidur kembali di siang dan malam hari.. Kadang kebangun tengah malem cuma buat minum air putih abis itu tidur lagi.. Tinggal toilet training😵‍💫😵‍💫😵‍💫, sbnernya anakku uda bisa si pipis dan pup di kloset, tp PRnya adalah Dianya ga mau bilang looh, harus dipantau mulu, Ada tips ga bund soal toilet training..

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết