Diusia kehamilan menginjak 7 minggu, aku mengalami pendarahan. Awalnya ku kira flek biasa, karena warnanya coklat. Tapi lama-kelamaan berubah jadi darah segar dan banyak. Diiringi dengan rasa sakit seperti haid pertama, ngilu dan sedikit menusuk. Aku USG, dokter seperti keheranan karena terus memperhatikan layar tanpa bicara, keningnya mengerut dan sesekali alisnya naik turun. Kemudian ia berkata "Bu, sebenarnya kantungnya ada dan berada di dalam rahim. Tapi ukurannya kecil banget dan berada di bawah. Kita coba usahain dulu dengan pemberian obat penguat rahim ya bu, semoga kehamilannya bisa diselamatkan." Dengan obat yang super mahal menurutku. Ku minum langsung diperjalanan tanpa menunggu sampai di rumah. Setelah sampai rumah, kubaringkan badan. Setelah 3 jam berlalu aku ke kamar mandi, tanpa rasa sakit atau apa pun itu dia keluar dengan sendirinya. Bentuknya seperti satu hati ayam utuh. Fisik ku tak sakit, hanya saja hatiku dalam diam menjerit. Tiga hari pun berlalu. Tepatnya hari ini, aku akan melakukan USG lagi. Bukan lagi untuk melihat perkembangan, tapi dikhawatirkan ada jaringan yang tertinggal. Meski dengan perasaan tak percaya atas semua yang terjadi, aku ikhlas. Mungkin ada kehidupan yang lebih menjanjikan dari sekedar dunia yang sudah carut-marut ini. Untuk semua ibu hamil, semoga sehat selalu. ♥️#Sharingdong_Bund
Đọc thêm


