Dandelion profile icon
Kim cươngKim cương

Dandelion, Indonesia

Kontributor

Giới thiệu Dandelion

seorang guru, isteri, dan calon bunda

Bài đăng(16)
Trả lời(87)
Bài viết(0)

Pilih Tak Peduli Saja

Aku merantau di kota orang sama suami, kami punya bayi 7 bulan. ternyata memasuki masa MPASI sangat berat, berat banget. Anak GTM, padahal masih punya hutang BB, udah coba berbagai menu dan coba fortif sama aja wkwkwk Suamiku full WFH, itu sebuah keburuntungan banget. Tapi... jujur aku uring2an banget semenjak si bayi GTM, aku bilang "tolong suapin anak kita, soalnya aku ngerasa kesabaran aku makin tipis dan aku takut jadi kasar" dia mengiyakan. Aku bilang "aku ga ngebebanin yg lain selain tolong suapin aja, mandiin, masakin, nyuci perlengkapan, nidurin dll biar aku jadi kamu fokus kerja, cuma tolong suapin aja" dia mengiyakan. belakangan dia sering izin kerja di kafe karena di rumah ga konsen katanya, aku bilang gpp tapi suapin bayinya dulu pagi dan sore, dia mengiyakan. kemarin dia izin, aku gpp, cuma karena aku lagi ga mood aku iyain tapi ya dalam keadaan ga mood, dia ikutan ga mood dan gajadi pergi. dia jadinya tidur seharian, nyuapin anak sambil bete, sampe malemnya dia ga bilang apa2 tapi beli makanan dan kami baikan tanpa maaf atau apapun. Tapi pagi ini dia gitu lagi, nyuapin anak sambil bete, dan uring2an, tidur2 seharian. akhirnya aku bilang pergilah ke kafe biar kamu bisa kerja, biar aku aja sekarang yg nyuapin toh sekarang sama aja bayinya ga lahap lagi sama kamu kaya sebelumnya. dia sambil menggerutu masuk kamar, "gabisa kerja aku kek gini gimana nanti aku kalo kerja tambahan sama mas S?" aku diam. aku tau dia punya banyak beban ekonomi, dan sedang tertatih2 dengan hutang karena kebutuhan kami dan orang tuanya, sementara dia selalu berusaha memberikan yg terbaik yg kami butuh. aku tau bebannya berat. Aku mau mengerti, aku mau tidak menambah beban, tapi jujur aku pun sedang dalam keadaan bertahan, aku ga punya siapa2 di sini, anak lagi lengket2nya, lagi gtm, kepikiran pertumbuhannya terus, gada teman curhat, keluar rumah bisa dibilang cuma sebulan sekali paling itupun ke RS buat kontrol pasca lahiran. Maksudku... kami punya beban sendiri2, dan aku kecewa dengan sikapnya. pertama kalinya dalam pernikahan kami aku merasa memilih orang yg salah dan menyesal. Dengan sikapnya tadi dalam hati aku berkata, aku berhenti meminta bantuan mulai sekarang, berhenti merengek dan menangis, dan berhenti mendoakannya, setelah selama ini selalu dia dan anak kami saja dalam doaku, sekarang aku akan berdoa untuk diriku sendiri dan anakku saja. Dia baik, pekerja keras, dan sangat mencintai kami, tapi dia tidak bisa mengerti dan memahami penderitaanku. Boleh disebut tidak bersyukur, boleh disebut egois dan kurang ajar. tapi aku cuma mau menuangkan perasaan saja di sini, kurasa ini tempat paling aman hehe

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi

Bahagia mengASIhi

 profile icon
Viết phản hồi
 profile icon
Viết phản hồi