Dulu cita-cita terbesar saya adalah menjadi wanita karir. Namun semua berubah ketika sudah menikah, Alhamdulillah Allah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjadi seorang Ibu. Saat hamil saya baru memulai karir menjadi seorang guru di Smp dan Sma. Bertemu murid setiap harinya, membuat naluri keibuan saya sedikit demi sedikit muncul. Mencoba memahami setiap karakter berbeda dan mencoba mendukung minat bakat sesuai passion mereka agar mereka tidak tertekan saat belajar bersama saya. Namun semua harus saya hentikan karena di usia kehamilan 7bulan saya tidak sanggup beraktivitas yang berat lagi, mungkin karena sudah mendekati HPL jadi membuat saya mengajukan cuti awalnya. Namun setelah putri pertama kami lahir, perasaan saya tidak bisa jauh darinya. Saya tidak sanggup menitipkannya pada siapapun, awalnya saya pikir karena ini hanya perasaan ibu yang baru melahirkan saja. Namun perlahan lahan saat terus bersamanya dan mengetahui perkembangannya secara langsung membuat hati ini tak mampu jauh darinya. Apalagi saat ia mulai mengoceh, merespon setiap ucapan saya membuat saya bangga hingga kini menjadi ibu menyaksikan langsung pertumbuhan dan perkembangan gadis kecilku. Setiap harinya saya hanya berharap saya bisa menjadi ibu yang lebih baik lagi bagi anak saya. #MothersDayTap
Đọc thêm



