Grup HPL: Oktober 2025 icon

Grup HPL: Oktober 2025

96917 Người theo dõi

Hỏi & Đáp

Menjauh dari Ortu dan Mertua

Hai Bu ibu...aku mau curhat yaa. Btw aku Hpl Oktober, Lahiran tgl 4 Oktober lalu. Semenjak lahiran dan punya bayi, tentunya sebagai ibu pengen yang terbaik untuk anaknya. Entah.. mungkin seperti itu naluri keibuan ku. Rasa ingin menjaga dan melindungi anak ku. Waktu sebelum lahiran, aku pulang ke rumah ibu ku. Soalnya kalau di rumah sama suami dia kerja dan jarang di rumah. Adapun ibunya suami juga jarang di rumah, sering keluar kerja dan berkegiatan lah. Tapi kondisi ku gak seperti anak lain yang orang tuanya perhatian. Bahkan dari sebelum nikah, sampai hamil terus punya anak sekarang, aku apa-apa sendiri. Hamil tua juga masih sering motoran buat belanja ke pasar, masak, dll. Pokoknya aku urus diri sendiri deh meskipun di rumah ibu ku. Sebenarnya kalau tinggal sama suami, meskipun dia kerja setiap hari, tapi dia pasti bantuin dan selalu masak buat aku. Tapi yaa karena takutnya pas mau melahirkan suami ku lagi gak ada di rumah dan gak ada yang bisa bantu aku, jadinya aku di rumah ibu. Nahh setelah melahirkan pun, aku kira ibu ku akan perhatian dan bantuin aku. Nyatanya aku menghadapi pasca melahirkan hanya aku, anak ku dan suamiku itu pun suami ku harus PP karena kerjaannya jauh dari rumah ibu ku. Suami ku baik banget kok, dia bantuin aku kalau pas lagi di rumah, bahkan semua dia yang kerjain kalau pas dia gak kerja dan stay di rumah. Tapi pas suami ku gak ada, ya..aku balik ke mode sendirian. Urus anak sendiri, masak, kalau mau belanja, karena baru habis lahiran jadi aku seringnya nitip ke kakak ku, atau pas suami ku pulang, aku minta stok makanan. Kebayangkan, habis lahiran, jahitan masih belum kering, badan dan fisik masih belum pulih, tapi harus tetap kuat berdiri sendiri. Sedih aja rasanya sendirian... padahal aku punya ibu yang ku pikir bisa setidaknya perhatian. Ini kadang di rumah dia masak, tapi masak seadanya. Yaa masak untuk mereka aja, sementara pasca melahirkan aku butuh makanan yang bergizi kan. Padahal aku selalu belanja sendiri pakai uang ku, kalau mau makan juga gak pernah minta dibeliin pakai uang mereka tapi aku selalu nitip pakai uang ku. Itu yang akhirnya membuat aku memutuskan pulang ikut suami lagi meskipun belum pulih, aku pulang pas anak ku baru umur 2 Minggu. Yaa daripada di rumah ibu ku=sendiri, lebih baik sama suami. Meskipun tetap sendiri siang hari, tapi paling tidak suami ku gak PP jauh, pagi masih sempat masak dan sama-sama jaga anak. Tapi tantangannya kemudian adalah mertua ku, btw mertua ku tinggal sama kami karena papa mertua sudah meninggal 4 tahun lalu. Jadi kasihan juga kalau mama mertua tinggal sendiri. Nah mertua aku ini yang bikin aku kesal adalah, beliau sering bangunin anak aku. Dia bilang anak ku tidur terus. Yaa namanya Newborn wajar kalau tidur terus kan? Mana banguninnya pas udah sore hari sekitar jam setengah tujuh malam. Itu kan emang jam tidur anak ku, aku yang capek buat mastiin anak ku cukup tidur dan sesuai jadwalnya. Malah dibangunin. Padahal anak ku di siang hari juga bangun kok, cuma pas mertua lagi gak ada di rumah aja. Terus pernah sekali, ada sodara berkunjung ke rumah. Anak aku lagi tidur, ini berkunjung nya malam yaa. Anak aku tidur, terus nangis. Aku susuin. Ehh mertua aku tanpa permisi buka pintu kamar, nyruh anak ku dan aku bangun keluar kamar buat nemuin sodara yang berkunjung. Mau gak mau aku keluar meskipun sebenarnya males banget. Terus pas aku lagi gendong anak ku dan mau nyusuin dia ehh mertua ku langsung bilang gini, sini ke nenek dan langsung ambil anak ku gitu aja padahal aku belum ngomong apa-apa. Dan gak minta ijin juga. Dan yang lebih gong nya...mertua aku langsung kasi anak ku ke sodara yang berkunjung. Mana suaminya sodara ku merokok lagi. Aku udah stress banget, aku langsung cepat2 ambil anak ku lagi, dan masuk ke kamar. Suami ku untung peka, dan langsung bilang, udah kamu ke kamar aja sama anak. Mulai sejak itu, aku gak pernah ijinin mertua aku gendong anak ku lagi, setiap kali dia mau gendong anak ku, aku selalu menghindar dengan seribu alasan. Btw mertua aku, beliau juga merokok, itu salah satu alasan aku gak mau kasi anak ku di gendong mertua. Setiap kali beliau di rumah, kami cuma di kamar aja. Gak mau keluar kamar, pintu kamar juga ku kunci. Aku makan dll, selalu tunggu suami ku pulang kerja. Dan kalau pas siang, mertua gak di rumah, baru aku berani buat ninggalin anak ku sendiri di kamar dan nyempetin buat mandi dan makan. Kalau mau sharing, Bu ibu punya saran kah untuk ku? Atas sikap ku ke ortu dan mertua ku, apakah salah? #firstmom #Sharingdong_Bund #sharing #firsttimemom #askmommies

Đọc thêm
 profile icon
Viết phản hồi
Xem thêm bài viết