1 Các câu trả lời

Ah, aku paham banget kebingungannya! Jadi dari pengalaman teman-teman di circle aku, yang punya anak berdekatan umurnya mostly bilang memang perlu bantuan, terutama di bulan-bulan awal pas yang pertama masih butuh recovery dan yang kedua masih belum bisa apa-apa. Tapi ada juga yang bilang kalau keluarga memang bisa stay dan membantu (terutama untuk lepas bersalin), itu bisa jadi cukup, beberapa mum friends aku akhirnya lebih suka kalau cuma mereka sama suami aja yang handle, soalnya jadi lebih santai dan pas timing, daripada micromanaging dari pembantu atau orang lain. Tergantung sih, kalau suami bisa ambil cuti atau flexible, dan ada keluarga terdekat yang bisa bantu di hari-hari kritis, mungkin nggak perlu permanent helper. Tapi kalau dua-duanya harus kerja penuh, atau jauh dari keluarga, sebagian teman aku bilang investasi pembantu itu worth it banget biar mental health dan energy ibu lebih terjaga. Yang penting tentuin duluan apa yang paling stressful untuk lo, tidur, laundry, masak, atau urus rumah, baru decide dari situ!

Câu hỏi liên quan

Câu hỏi phổ biến

Những bài viết liên quan